NOTIFNEWS – Sektor migas masih menjadi penyumbang dominan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Nunukan. Di tengah peran strategis tersebut, pemerintah daerah mengapresiasi kontribusi industri hulu migas, khususnya melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) JOB Pertamina–Medco Simenggaris (JOB Simenggaris) yang kembali memberikan dukungan bagi warga Desa Tepian, Kecamatan Sembakung.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Nunukan, Juni Mardiansyah, menyampaikan bahwa bantuan sarana sanitasi yang diberikan Perusahaan melalui program Sanitasi Inovatif Ramah untuk Masyarakat (SIRAM) sangat membantu peningkatan kesehatan lingkungan masyarakat pedalaman.
“Pemerintah tentu berterima kasih. Dengan adanya kolaborasi ini, bantuan sarana sanitasi sangat mendukung kesehatan lingkungan, khususnya di Desa Tepian. Harapan kami, kolaborasi antara Perusahaan dan masyarakat dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Selain sektor sanitasi, Juni juga menekankan pentingnya kolaborasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Ia melihat potensi UMKM lokal yang dapat dikembangkan dan diserap Perusahaan sebagai bagian dari rantai pasok.
“Tadi ada produk UMKM lokal. Saya berharap JOB Simenggaris bisa menyerap produk tersebut sebagai hasil yang berasal dari Desa Tepian. Ini penting agar usaha mikro di desa dapat tumbuh dan memiliki pasar yang jelas,” katanya.
Ia menambahkan bahwa beberapa desa lain sudah merasakan manfaat kolaborasi UMKM dengan Perusahaan, dan berharap pola tersebut dapat direalisasikan di Desa Tepian.
Desa Tepian dihuni sekitar 200 kepala keluarga, terbagi dalam 5 RT, dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 1.000 jiwa. Dengan jumlah tersebut, Juni menilai dukungan perusahaan, baik pada aspek kesehatan maupun ekonomi, sangat relevan dan berdampak signifikan.
Dari sisi ekonomi daerah, Juni menegaskan bahwa sektor minyak dan gas bumi masih memegang peranan penting.
“Kalau dilihat dari PDRB, sektor migas masih menempati posisi dominan, disusul sektor pertanian. Artinya, kontribusi migas bagi Nunukan cukup besar,” jelasnya.
Ia menilai komitmen SKK Migas dan perusahaan-perusahaan di bawahnya selama ini sudah berjalan baik, terutama dalam memastikan keberadaan industri migas memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.
Juni berharap industri hulu migas dapat terus membuka peluang yang lebih luas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nunukan, sekaligus memperkuat dampak sosial bagi masyarakat ring satu.
“Ke depan, kami berharap muncul peluang-peluang baru yang dapat meningkatkan PDRB Nunukan. Secara khusus, keberadaan industri migas harus terus memberikan dampak besar bagi masyarakat sekitar perusahaan,” pungkasnya.









