NOTIFNEWS – Pembangunan Pusat Pemerintahan (Puspen) Kota Tarakan resmi dimulai pada tahun anggaran 2026 dan ditargetkan rampung pada 2028, dengan total anggaran sekitar Rp400 miliar lebih melalui skema multi years.
DPRD Kota Tarakan melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tarakan, Senin (2/2/2026), guna membahas kesiapan pelaksanaan pembangunan Pusat Pemerintahan tersebut. Rombongan DPRD dipimpin Wakil Ketua I DPRD Tarakan Herman Hamid, didampingi Ketua Komisi III Randy Ramadhana Erdian, serta sejumlah anggota Komisi III lainnya.
Ketua Komisi III DPRD Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, mengatakan pihaknya ingin memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan optimal sejak awal agar pelaksanaan kegiatan di lapangan tidak terkendala.
“Kami melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas PUPR untuk memantau sejauh mana persiapan mengawal kegiatan multi years, khususnya di tahun anggaran 2026,” ujar Randy.
Ia menekankan pentingnya perbaikan manajemen waktu pelaksanaan, mengingat pada tahun sebelumnya sejumlah kegiatan berjalan kurang maksimal akibat keterbatasan waktu.
“Harapan kami di 2026 ini manajemen waktunya bisa lebih diperbaiki. Di 2025 kemarin waktunya mepet, sehingga di lapangan output-nya kurang maksimal. Mudah-mudahan tahun ini progres pekerjaan bisa berjalan lebih baik dan hasilnya juga lebih maksimal,” katanya.
Randy menegaskan kehadiran Komisi III DPRD merupakan bentuk dukungan nyata kepada Dinas PUPR sebagai mitra kerja strategis dalam pembangunan daerah.

“Komisi III hadir sebagai mitra. Kami ingin mengawal dan membantu, karena kami paham pembangunan itu pasti banyak tantangan. Jangan sampai Dinas PU merasa terbebani. Apa pun permasalahan di lapangan, silakan disampaikan, akan kita bantu bersama,” tegasnya.
Ia menilai pembangunan Pusat Pemerintahan menjadi program strategis yang diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan serta pergeseran pusat pertumbuhan ke wilayah utara Kota Tarakan.
“Kita fokus membangun pusat pemerintahan agar pembangunan bergerak ke arah utara. Harapannya, perekonomian di wilayah utara juga bisa lebih cepat bergerak,” ujarnya.
DPRD Tarakan menegaskan akan terus mengawal pembangunan Puspen yang dimulai tahun ini agar seluruh tahapan berjalan sesuai aturan dan target yang telah ditetapkan.
“Ini proyek multi years dengan anggaran yang besar, sehingga perlu kita kawal bersama agar pembangunannya berjalan dengan baik dan manfaatnya bisa cepat dirasakan masyarakat,” kata Randy.
Pembangunan Puspen Kota Tarakan mencakup pembangunan kantor Wali Kota Tarakan, Gedung A, dan Gedung B. Proyek ini ditargetkan selesai seluruhnya pada 2028. (VP)









