NOTIFNEWS – Ikatan Pemuda Sulawesi Selatan (IPSS) Kota Tarakan kembali menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum IPSS Tarakan, Haji Jumran, ini diawali dengan menyambangi panti asuhan untuk menyerahkan bantuan sosial dan tali asih, kemudian dilanjutkan pembagian takjil di sejumlah titik keramaian serta buka puasa bersama anak yatim.
Ketua Harian IPSS Kota Tarakan, Agusalim, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program rutin organisasi yang terus dipertahankan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
“Ini adalah agenda tahunan IPSS. Alhamdulillah tahun ini kembali bisa terlaksana. Walaupun belum semua bisa kami jangkau, setidaknya ada beberapa panti yang bisa kami datangi untuk berbagi,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan sosial berupa dua karung beras, dua dus mie instan, serta uang tunai Rp500 ribu untuk masing-masing panti yang dikunjungi termasuk kepada anak yatim non-Muslim di Yayasan Tiranus Panti Asuhan Pelangi Kasih Non Islam sebagai bentuk kepedulian tanpa membedakan latar belakang agama.
“Nilainya mungkin tidak seberapa, tetapi ini bentuk kepedulian dan solidaritas kami kepada saudara-saudari di panti asuhan,” katanya.
Setelah itu, IPSS melanjutkan pembagian takjil kepada masyarakat di sejumlah titik keramaian, di antaranya kawasan Simpang 4 GTM dan Simpang Intraca. Ratusan paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan dan warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, IPSS menggelar buka puasa bersama anak-anak yatim di Panti Asuhan Tahfidz Yatim Dhuafa Ar Rohimin di wilayah Juata Permai, Tarakan Utara. Lokasi tersebut dipilih sebagai bagian dari pemerataan kegiatan sosial yang sebelumnya lebih banyak dipusatkan di wilayah barat dan tengah kota.
“Ini juga arahan Ketua Umum agar kegiatan kita merata. Tahun ini kita fokus ke wilayah utara agar tidak hanya di satu kawasan saja,” jelas Agusalim.

Ia menegaskan, kegiatan sosial IPSS tidak membedakan latar belakang suku maupun agama. Menurutnya, organisasi kepemudaan harus mampu menjadi jembatan solidaritas dan toleransi di tengah masyarakat.
“Kami tidak membeda-bedakan. Selama bisa kami jangkau dan mampu kami bantu, insya Allah kami hadir. Intinya bagaimana kita bisa bermanfaat bagi sesama,” tegasnya.
Melalui kegiatan berbagi berkah Ramadan ini, IPSS Kota Tarakan berharap semangat kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya di Kota Tarakan.









