NOTIFNEWS – Warga Tarakan akhirnya bisa bernapas lega. Maskapai Indonesia AirAsia resmi membuka rute baru Surabaya–Balikpapan–Tarakan mulai 2 Oktober. Tak sekadar menambah pilihan transportasi udara, kehadiran rute ini juga diyakini akan menekan harga tiket pesawat yang selama ini dikeluhkan mahal, sekaligus membuka peluang koneksi langsung ke berbagai kota besar di Asia.
Peresmian penerbangan perdana tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, mulai dari Wali Kota Tarakan dr. Khairul, Head of Indonesia Affairs and Policy Indonesia AirAsia Eddy Krismeidi, Kepala BLU UPBU Juwata Tarakan Bambang Hartato, Dishub Tarakan hingga perwakilan TNI AU, BMKG, dan perbankan.
Head of Indonesia Affairs and Policy Indonesia AirAsia, Eddy Krismeidi, menegaskan rute baru ini akan membuka pintu konektivitas yang lebih luas.
“Indonesia AirAsia resmi membuka rute Surabaya–Balikpapan–Tarakan yang terkoneksi dengan berbagai kota utama di Asia, seperti Chiang Mai, Hanoi, Shanghai, Tokyo, hingga Seoul. Ini menjadi komitmen kami memperkuat jaringan penerbangan nasional sekaligus mendukung pariwisata dan ekonomi Kalimantan,” ujarnya.
Tarakan sendiri disebut Eddy sebagai kota strategis yang tak hanya berperan sebagai pusat logistik dan perdagangan, tetapi juga memiliki potensi wisata besar mulai dari pantai, ekowisata mangrove, hingga Taman Nasional Kayan Mentarang. Sementara Balikpapan dipandang vital sebagai gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kepala BLU UPBU Juwata Tarakan, Bambang Hartato, menyambut gembira kehadiran AirAsia.
“Ini tonggak penting pengembangan konektivitas udara di Kalimantan Utara. Masyarakat tentu berharap harga tiket jadi lebih terjangkau. Bahkan, ada harapan ke depan AirAsia membuka rute langsung ke Jakarta maupun rute internasional sesuai status Bandara Juwata sebagai bandara internasional,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, yang menilai rute baru ini merupakan jawaban atas keluhan masyarakat selama ini.
“Minimnya pilihan maskapai kerap menyulitkan warga, bahkan sempat muncul usulan menggunakan kapal laut ke Surabaya. Kehadiran AirAsia diharapkan bukan hanya menambah alternatif penerbangan, tapi juga menekan harga tiket yang menjadi salah satu penyumbang inflasi di Tarakan,” tegasnya.
Tak hanya domestik, Pemerintah Kota Tarakan juga mendorong agar AirAsia kembali membuka rute internasional.
“Kami berharap ada penerbangan Tarakan–Tawau atau Tarakan–Guangzhou yang dulu pernah beroperasi. Itu penting untuk memperkuat perdagangan, pariwisata, dan hubungan masyarakat dengan Sabah dan kawasan sekitarnya,” tambah dr. Khairul.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, regulator, hingga masyarakat, rute Surabaya–Balikpapan–Tarakan oleh AirAsia dipandang sebagai langkah awal memperkuat konektivitas domestik dan internasional di Kalimantan Utara.(**)









