NOTIFNEWS – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Utara masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan di Swiss-Belhotel Tarakan, Sabtu (14/2/2026). Pengukuhan tersebut menandai dimulainya agenda kerja lima tahun ke depan, sekaligus penegasan target politik pada Pemilu 2029.
Ketua DPW PKB Kaltara, Herman, bersama jajaran pengurus dikukuhkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKB, Zainul Munasichin. Turut hadir Sekretaris Bidang Kerja Sama Luar Negeri DPP PKB Hj. Farida Faricha, Ketua DPW PKB Kalimantan Timur Syafruddin, Kepala Badan Kesbangpol Kaltara, perwakilan partai politik, komisioner Bawaslu Kaltara dan KPU Tarakan, serta kader dan badan otonom PKB, termasuk Perempuan Bangsa.
Herman menyampaikan, pengukuhan ini merupakan bagian dari rangkaian konsolidasi nasional PKB yang sebelumnya diawali dengan Musyawarah Wilayah (Muswil), pelantikan serentak di 38 provinsi di Jakarta pada 2–4 Februari 2026, serta orientasi kader.
“Alhamdulillah seluruh proses berjalan lancar. Setelah pelantikan dan orientasi, hari ini kita memasuki tahap pengukuhan di daerah sebagai awal kerja kepengurusan lima tahun ke depan,” ujarnya.
Usai resmi dikukuhkan, Herman langsung menegaskan target politik PKB Kaltara pada Pemilu 2029, yakni meraih total 19 kursi DPRD di seluruh wilayah Kalimantan Utara.
“Target 19 kursi itu sangat rasional dan sudah melalui perhitungan yang matang. Kita akan maksimalkan semua potensi yang ada,” tegasnya.
Ia menjelaskan, untuk DPRD Provinsi Kaltara, PKB saat ini memiliki dua kursi dan menargetkan penambahan di daerah pemilihan yang belum terisi. Di Kota Tarakan, PKB menargetkan penambahan satu kursi dari tiga kursi yang telah diraih sebelumnya.
Sementara di Kabupaten Nunukan, Tanah Tidung, Bulungan, dan Malinau, PKB akan melakukan pemetaan ulang kekuatan partai guna meningkatkan perolehan kursi.
Selain itu, Herman menekankan pentingnya penguatan struktur partai hingga 100 persen di seluruh tingkatan, mulai dari DPW, DPC, hingga tingkat kecamatan dan desa.
“Struktur adalah ujung tombak perjuangan. Semua tingkatan wajib 100 persen terbentuk agar mesin partai berjalan maksimal,” katanya.
Tak hanya fokus pada legislatif, Herman juga membuka peluang kader PKB untuk bertarung pada pemilihan kepala daerah mendatang apabila mendapat amanah partai.
“Kalau ditugaskan, kita siap bertarung. PKB memiliki kader-kader potensial dan masih muda yang siap menghadapi kontestasi politik ke depan,” pungkasnya.
Pengukuhan DPW PKB Kaltara periode 2026–2031 ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi dan penguatan strategi partai menghadapi agenda politik nasional dan daerah dalam lima tahun mendatang.









