NOTIFNEWS – Anggota DPRD Kota Tarakan, Hiyatul Rahman Cani, menggelar kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Kelurahan Karang Balik, Jumat (16/1/2026) malam. Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat setempat untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan lingkungan kepada wakil rakyat.
Dalam pertemuan tersebut, Hiyatul Rahman Cani menyampaikan bahwa seluruh masukan warga telah dicatat dan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Pemerintah Kota Tarakan serta dinas terkait.
“Alhamdulillah reses malam ini terlaksana dengan baik. Aspirasi masyarakat sudah kami tampung, dan salah satu usulan yang paling menonjol adalah pembangunan masjid di RT 4,” ujarnya.
Selain itu, warga juga mengeluhkan kondisi sejumlah ruas jalan lingkungan yang mengalami kerusakan cukup parah, termasuk berlubang dan membahayakan aktivitas sehari-hari. Permasalahan infrastruktur lain seperti drainase dan kebutuhan lingkungan turut disampaikan dalam forum tersebut.
“Insyaallah semua aspirasi ini akan kami sampaikan ke pemerintah kota, khususnya dinas-dinas terkait, agar bisa segera ditindaklanjuti dan diselesaikan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua RT 4 Kelurahan Karang Balik, I Gusti Ketut Suara, mengapresiasi pelaksanaan reses tersebut. Ia menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting bagi warga untuk menyuarakan kebutuhan yang selama ini belum tersampaikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Hiyatul Rahman Cani yang sudah mengadakan reses di wilayah kami. Warga RT 4 khususnya merasa diperhatikan karena aspirasi kami benar-benar ditampung,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, sejumlah usulan yang disampaikan warga meliputi semenisasi jalan, perbaikan drainase, program bedah rumah, hingga pemenuhan sarana pendukung kegiatan posyandu.
“Untuk posyandu, kami mengusulkan meja dan kursi karena memang belum tersedia. Yang paling dibutuhkan saat ini adalah dua meja. Kegiatan posyandu selama ini masih menumpang karena kami belum memiliki lahan,” jelasnya.
Permasalahan keterbatasan lahan menjadi kendala utama pembangunan fasilitas posyandu di RT 4. Meski demikian, pihak RT telah melakukan pendekatan dengan salah satu warga untuk kemungkinan pemanfaatan lahan.
“Mudah-mudahan ada solusi ke depan terkait lahan, sehingga posyandu bisa memiliki tempat sendiri dan pelayanan kesehatan warga bisa lebih optimal,” pungkasnya.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan aspirasi masyarakat Karangbalik dapat menjadi bahan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga.










