NOTIFNEWS – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes, menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-41 Universitas Borneo Tarakan (UBT) yang digelar di Ruang Pertemuan Lantai 4 UBT, Rabu (19/11/2025). Acara berlangsung khidmat dan penuh sukacita, diikuti para lulusan beserta keluarga.
Tahun ini, UBT mewisuda 594 lulusan, terdiri atas 182 lulusan Sarjana (S1) Cumlaude, 24 lulusan Diploma (D3) Cumlaude, 69 lulusan Program Profesi Cumlaude, serta 1 lulusan Pascasarjana (S2) Summa Cumlaude.
Lulusan terbaik universitas diraih oleh Adelia Dewi Saqinah (S1 FKIP) dengan IPK 3,99, Nadiyah Afifah (D3 Ilmu Kesehatan) dengan IPK 3,87, dan Nurmaysithah (Profesi Bidan) dengan IPK sempurna, 4,00.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan selamat sekaligus kebanggaannya atas pencapaian para lulusan.
“Capaian hari ini adalah hasil dari ketekunan, kedisiplinan, dan perjuangan saudara-saudara selama menempuh pendidikan. Ini adalah tonggak awal menuju perjalanan baru,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang harus membagi waktu antara kuliah dan pekerjaan.
“Saya memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada mahasiswa yang bekerja sambil kuliah. Dedikasi seperti ini menunjukkan semangat besar untuk terus maju,” tambahnya.
Wali Kota menegaskan pentingnya peran Universitas Borneo Tarakan dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“UBT telah menjadi bagian penting dalam mencetak SDM unggul di Kota Tarakan dan Kalimantan Utara. Pemerintah sangat menghargai kontribusi ini,” katanya.
Ia memastikan bahwa Pemerintah Kota Tarakan berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan perguruan tinggi, termasuk dalam bidang riset, inovasi, dan pengabdian masyarakat.
“Peningkatan kualitas SDM adalah misi utama pemerintah. Karena itu, kami akan terus memperkuat kerja sama dengan UBT sebagai mitra strategis,” tegasnya.
Mengakhiri sambutan, Wali Kota berpesan agar para lulusan tidak hanya menunggu peluang, tetapi mampu menciptakannya.
“Wisuda bukanlah akhir, tetapi awal babak baru. Jangan hanya menjadi pencari kerja—jadilah pencipta peluang yang membawa manfaat bagi daerah,” tuturnya. (ADV)









