TANA TIDUNG, NOTIFNEWS – Polres Tana Tidung menggelar Apel Pagi yang dilanjutkan dengan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) pada Kamis (16/10/2025), bertempat di halaman Mapolres Tana Tidung, Jl. Padat Karya, Sebawang, Kecamatan Sesayap.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme seluruh personel.
Apel yang dimulai pukul 07.30 WITA dipimpin oleh Kabidpropam Polda Kalimantan Utara, Kombes Pol. Krishadi Permadi, S.I.K., M.H., didampingi Kapolres Tana Tidung AKBP Eko Nugroho, S.I.K., Wakapolres, pejabat utama Polres, serta personel Subbidprovos dan Biddokkes.
Kabid Humas Polda Kalimantan Utara, Kombes Pol. Budi Rachmat, S.I.K., M.Si., menjelaskan, apel dan operasi ini menekankan pentingnya menjaga marwah institusi Polri, disiplin internal, serta keamanan personel.
“Setiap anggota Polres Tana Tidung harus memelihara integritas dan menjauhi perilaku yang merugikan diri sendiri maupun institusi. Pemeriksaan ini memastikan kesiapan personel dalam menjalankan tugas di masyarakat,” kata Budi Rachmat.
Dalam arahannya, Kabidpropam menekankan seluruh anggota harus mensyukuri kehormatan menjadi bagian dari Polri, menghargai rekan yang menjalankan tugas dengan baik, dan menjauhi perilaku tidak terpuji seperti penyalahgunaan narkoba, perselingkuhan, masuk tempat hiburan malam, pungli, gaya hidup hedonis, dan judi online.
Ia juga menekankan pentingnya memeriksa kelengkapan fisik dan kendaraan dinas guna mencegah kecelakaan.
Usai apel, Operasi Gaktibplin dilanjutkan dengan pemeriksaan kendaraan roda dua dan roda empat milik personel serta tes urine terhadap 25 anggota, dengan hasil nihil penggunaan narkoba.
Kabid Humas menegaskan seluruh temuan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur agar kedisiplinan dan integritas tetap terjaga.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pukul 11.30 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. Budi Rachmat menambahkan, operasi ini menunjukkan keseriusan Polres Tana Tidung dalam menegakkan disiplin internal sebagai fondasi pelayanan publik yang profesional.
“Integritas dan kedisiplinan personel adalah kunci kepercayaan masyarakat. Operasi ini bukan sekadar pemeriksaan rutin, tapi wujud nyata tanggung jawab institusi kepada publik,” tutupnya. (*)









