NOTIFNEWS – Peletakan batu pertama pembangunan fisik 80.000 gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, Jumat (17/10/2025). Di Kota Tarakan, kegiatan berlangsung di Jalan Sungai Mahakam, Kelurahan Kampung Empat, dengan dihadiri Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes, bersama jajaran Forkopimda.
Program nasional ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Wali Kota Khairul menegaskan, Koperasi Merah Putih menjadi bukti kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, dan TNI dalam memperkuat ketahanan ekonomi rakyat.
“Pembangunan koperasi Merah Putih ini menjadi langkah nyata memperkuat ekonomi kerakyatan. Pemerintah pusat bersama TNI dan pemerintah daerah bersinergi membangun dari bawah,” ujar Khairul.
Ia menjelaskan, program ini sejatinya telah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Juni lalu, namun pelaksanaannya di daerah dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan masing-masing wilayah.
“Secara struktur itu sudah diresmikan pada bulan Juni oleh Bapak Presiden. Tapi pelaksanaannya memang bertahap karena ada yang langsung jalan, ada yang belum, tergantung kesiapan lahan dan permodalan,” jelasnya.
Khairul menambahkan, pembangunan fisik gerai koperasi dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dikelola TNI, sementara pemerintah daerah memfasilitasi lahan.
“Dananya dari APBN, kami hanya menyiapkan lahannya. Ini program top-down dari pusat, jadi pemerintah daerah berperan dalam mendukung dan memastikan pelaksanaan di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini sudah terdapat 20 koperasi Merah Putih di Tarakan yang memiliki struktur organisasi dan badan hukum resmi. Salah satu yang sudah berjalan baik adalah Koperasi Merah Putih di Kelurahan Selumit.
“Yang sudah berjalan baik itu di Selumit. Laporannya bagus, bahkan sudah mencatat keuntungan rata-rata sembilan juta rupiah per bulan. Ini bisa jadi contoh untuk koperasi lain agar segera mandiri,” ungkap Khairul.
Khairul berharap koperasi yang telah terbentuk dapat segera menjalankan aktivitas ekonomi dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Harapan kami koperasi ini bisa betul-betul menjalankan fungsinya, tidak hanya mencari keuntungan, tapi juga membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok seperti beras, minyak, dan LPG. Koperasi ini asasnya dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat,” tuturnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0907 Tarakan, Letkol Inf Syaiful Arif, menjelaskan bahwa pihaknya mendapat amanah untuk melaksanakan pembangunan fisik gerai koperasi di dua lokasi awal.
“Kami di Tarakan mendapat dua titik, yakni di Kelurahan Kampung Empat dan Juwata Permai. Ini merupakan bagian dari pelaksanaan serentak di seluruh Indonesia sesuai arahan komando dan pemerintah pusat,” ujar Syaiful.
Dandim menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan upaya nyata memperkuat perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan koperasi.
“Program ini sangat strategis karena menyentuh langsung masyarakat di tingkat bawah. Melalui gerai koperasi, diharapkan aktivitas ekonomi rakyat bisa tumbuh lebih cepat dan terarah,” tambahnya.
Pemerintah Kota Tarakan menyatakan siap mendukung penuh implementasi program Koperasi Merah Putih di seluruh kelurahan. Sinergi pemerintah, TNI, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong lahirnya koperasi mandiri yang berperan sebagai pilar ekonomi rakyat. (**)












