NOTIFNEWS – Kasus penikaman yang menewaskan seorang warga di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, berhasil diungkap aparat kepolisian dalam waktu kurang dari 24 jam.
Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadi, menyampaikan peristiwa berdarah tersebut terjadi pada malam hari dan diduga kuat berkaitan dengan persoalan narkoba.
“Dari hasil penyelidikan sementara, kasus ini berkaitan dengan narkoba. Pelaku sudah berhasil kami amankan dalam waktu kurang dari 24 jam,” ujarnya kepada media.
Ia menegaskan, langkah cepat penangkapan dilakukan untuk mencegah potensi konflik yang lebih luas di tengah masyarakat.
Insiden tersebut sempat memicu reaksi dari sejumlah kelompok warga, termasuk komunitas suku Timor yang mendatangi Mapolres Tarakan pada malam kejadian guna menanyakan perkembangan penanganan perkara.
Penanganan kasus ini dilakukan oleh Polres Tarakan dengan dukungan Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Utara.
Kapolda memastikan pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku serta menjamin situasi tetap kondusif.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian,” tegasnya.
Saat ini, kondisi keamanan di Tarakan dilaporkan berangsur kondusif. Aparat kepolisian masih melakukan pengamanan dan pemantauan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. (*)












