NOTIFNEWS – PT Pegadaian terus memperkuat peran dalam meningkatkan literasi sekaligus inklusi keuangan masyarakat melalui pemanfaatan layanan digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui Festival TRING! yang digelar di Kota Tarakan, sebagai sarana edukasi menabung emas yang mudah dan terjangkau.
Kepala Departemen Non Gadai PT Pegadaian, Heri Wibawa, mengatakan Festival TRING! tidak hanya memperkenalkan aplikasi Tring, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang tepat.
“Kegiatan ini kami fokuskan pada edukasi keuangan. Kami ingin masyarakat terbiasa menabung, dan emas menjadi salah satu instrumen yang nilainya relatif terjaga,” ujarnya.
Melalui aplikasi TRING! masyarakat dapat mulai menabung emas dengan nominal terjangkau, sehingga membuka akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Mulai dari Rp10 ribu, masyarakat sudah bisa menabung emas. Ini bagian dari inklusi keuangan agar siapa pun bisa ikut tanpa harus punya modal besar,” jelas Heri.

Selain tabungan emas, aplikasi TRING! juga memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi keuangan secara digital, mulai dari cicilan, perpanjangan gadai, hingga pembayaran pinjaman langsung melalui ponsel.
“Dengan sistem digital ini, masyarakat tidak perlu datang ke outlet. Semua bisa diakses dari rumah, sangat membantu terutama di wilayah kepulauan,” tambahnya.
Heri menilai, literasi keuangan dan inklusi keuangan harus berjalan beriringan agar masyarakat tidak hanya memiliki akses, tetapi juga pemahaman dalam mengelola keuangan secara bijak.
“Akses saja tidak cukup. Harus dibarengi pemahaman agar masyarakat bisa memanfaatkan layanan keuangan dengan aman dan berkelanjutan,” tegasnya.
Pegadaian berharap melalui edukasi dan penguatan layanan digital ini, masyarakat semakin sadar pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang serta terdorong untuk menabung dan berinvestasi secara aman. (*/VP)












