NOTIFNEWS – Pemerintah Kota Tarakan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama setelah berhasil mencapai kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di atas 98 persen penduduk dengan tingkat keaktifan peserta sekitar 83 persen. Penghargaan tersebut diterima langsung Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dr. (HC) Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si., sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Pusat atas komitmen Pemerintah Kota Tarakan dalam memastikan akses pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkelanjutan melalui Program JKN.
Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia mengatakan, capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung Program BPJS Kesehatan.
“Alhamdulillah pada hari ini Pemerintah Kota Tarakan mendapatkan penghargaan UHC dari Menteri Pemberdayaan Masyarakat RI atas keberhasilan kepesertaan BPJS yang sudah mencapai 100 persen, walaupun memang keaktifan kita sekitar 83 persen. Tentu prestasi ini harus terus ditingkatkan dan dipertahankan,” ujar Khairul.
Ia menegaskan pentingnya dukungan seluruh stakeholder agar capaian tersebut dapat terus berkelanjutan, sekaligus mendorong para pelaku usaha untuk aktif mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Kesehatan.
“Kami mengharapkan seluruh stakeholder terus mendukung Program BPJS Kesehatan dalam rangka memberikan jaminan kepada seluruh masyarakat Kota Tarakan, khususnya kepada para pengusaha agar memperhatikan pendaftaran karyawannya ke BPJS Kesehatan,” tambahnya.
Khairul juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam keberhasilan program JKN di Tarakan.
“Sukses selalu buat kita semua, Pemerintah Kota, seluruh pelaku usaha, pemberi kerja, dan masyarakat Kota Tarakan yang mengikuti Program BPJS Kesehatan,” ucapnya.
Pemkot Tarakan tercatat menjadi salah satu dari 397 kabupaten/kota se-Indonesia yang menerima Penghargaan UHC Pratama tahun ini. Penghargaan tersebut diberikan kepada daerah yang dinilai berhasil memperluas cakupan kepesertaan JKN sekaligus menjaga tingkat keaktifan peserta sebagai indikator implementasi Universal Health Coverage di daerah.












