NOTIFNEWS – Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat, mendorong pengaktifan Taman Bermain Ramah Anak (TBRA) sebagai ruang edukasi dan literasi anak. Program ini akan melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Borneo Tarakan (UBT) untuk mengisi berbagai kegiatan berbasis pendidikan dan permainan edukatif.
Lurah Karang Harapan, Eva Julita Panjaitan, mengatakan TBRA yang selama ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai ruang bermain anak akan dikembangkan menjadi ruang belajar yang lebih aktif dan terstruktur.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN dapat menjadi penggerak awal untuk menghidupkan kembali fungsi TBRA agar tidak hanya digunakan untuk bermain, tetapi juga kegiatan literasi dan edukasi.
“Rencananya kita ingin mengaktifkan TBRA ini, bekerja sama dengan komunitas literasi dan adik-adik KKN,” ujarnya.
Eva menjelaskan, kegiatan yang akan dilaksanakan mencakup pembacaan buku, permainan edukatif, hingga pengenalan permainan tradisional kepada anak-anak di wilayah tersebut.
Ia menilai kegiatan semacam ini penting untuk memperkenalkan kembali aktivitas positif di luar gawai yang mulai mendominasi keseharian anak-anak.
“Nanti anak-anak bisa datang, membaca buku, bermain bersama, dan juga dikenalkan permainan tradisional yang sekarang mulai jarang dimainkan,” katanya.
Menurutnya, TBRA akan menjadi pusat kegiatan anak yang melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas literasi dan relawan pendidikan di wilayah Tarakan.
Mahasiswa KKN nantinya juga akan menyusun program kegiatan selama masa pengabdian, yang akan dipusatkan di TBRA Kelurahan Karang Harapan.
Eva menyebut pelaksanaan kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama masa KKN, dengan pola kegiatan yang tersebar di beberapa titik namun terpusat di TBRA sebagai lokasi utama.
“Anak-anak KKN ini nanti kita arahkan di satu titik, di TBRA, untuk menjalankan kegiatan literasi dan edukasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengembangan TBRA ini diharapkan dapat menjadi ruang publik yang lebih produktif bagi anak-anak di Karang Harapan. (*)













