BULUNGAN, NOTIF – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan peran krusial pemuda dalam mencegah kenakalan remaja, khususnya di bulan Suci Ramadhan.
Hal tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kaltara, Wawan Eko Widayanto dalam acara buka puasa bersama yang dikemas dalam sesi edukatif bertema “Peran Pemuda dalam Mencegah Kenakalan Remaja”.
“Tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti pengaruh pergaulan bebas,
penyalahgunaan narkoba, dan dampak negatif media sosial, selain itu trend kenakalan remaja di Bulan Suci Ramadhan juga marak terjadi,” katanya.
“Pemuda harus mengambil peran aktif dalam menjaga diri dan lingkungan sekitar dari perilaku menyimpang,” sambungnya.
Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai keislaman serta membangun kesadaran akan pentingnya peran pemuda, dalam menciptakan lingkungan yang positif dan bebas dari kenakalan remaja.
Pemuda tidak hanya menjadi harapan bangsa, tetapi juga agen perubahan di masyarakat sehingga pemuda harus dibekali dengan ilmu, akhlak, dan kesadaran sosial yang tinggi.
“Semoga acara ini menjadi awal dari gerakan pemuda yang lebih peduli, berakhlak, dan bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Selain menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi antar pemuda, tapi juga membangun kebersamaan dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah.
Kegiatan ini dihadiri para pemuda, tokoh agama, pengurus organisasi, serta masyarakat sekitar dan mendapatkan sambutan hangat.
“Tidak hanya memberikan pengalaman spiritual melalui buka puasa bersama, tetapi juga wawasan baru tentang bagaimana peran pemuda dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para pemuda semakin menyadari pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif serta aktif dalam kegiatan yang bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat.












