TARAKAN, NOTIF NEWS – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, sukses menggelar Festival Beduk Sahur yang meriah. Acara tahunan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Tarakan, Khairul, yang turut melepas peserta di titik start.
Puluhan peserta dari berbagai kalangan antusias dan adu skil dalam mengaransemen alunan beduk. Uniknya, para peserta juga menghiasi kendaraan beduk sahurnya dengan berbagai macam bentuk, seperti replika Al-Quraan raksasa hingga Kereta Raja.

Sebanyak 24 peserta yang terdiri dari berbagai kalangan mengikuti festival ini. Tidak hanya diikuti oleh warga Kelurahan Juata Laut, tetapi juga diikuti peserta dari kelurahan lainnya.
Ketua LPM Kelurahan Juata Laut, Agusalim, mengatakan bahwa festival beduk sahur ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan dan didukung penuh oleh para pengusaha pesisir, yang berharap kegiatan tersebut menjadi agenda tahunan di Juata Laut.
“Dengan dukungan dari teman-teman pengusaha pesisir, mereka terus mendorong bagaimana agar lomba beduk sahur ini dijadikan agenda tahunan di Kelurahan Juata Laut,” ujarnya.
Dilanjutkan Agus, bahwa festival ini telah berlangsung selama empat tahun dan tidak di pungut biaya pendaftaran.
“Kami gratiskan, tidak ada pungutan biaya, karena kami ingin memberikan wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat dan hobi mereka,” tambahnya.
Adapun pemenang lomba beduk sahur ini mendapatkan hadiah berupa piala dan uang pembinaan dengan total Rp 9 juta untuk dua kategori.
Sementara itu, Wali Kota Tarakan, Khairul, memberikan apresiasi tinggi kepada LPM Juata Laut dan seluruh masyarakat yang berpartisipasi.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada LPM Juata Laut yang telah menginisiasi kegiatan ini, serta kepada masyarakat yang begitu antusias mengikuti,” kata Khairul.
Khairul juga memuji kreativitas yang ditunjukkan peserta dalam memanfaatkan bahan daur ulang menjadi alat musik yang unik. Ia berharap festival ini dapat menjadi wadah silaturahmi dan mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah.
“Kami akan selalu memberikan dukungan, setidaknya dukungan moril. Saya hadir malam ini untuk memberikan motivasi dan dukungan kepada panitia dan masyarakat, dan saya minta juga Asisten 1 untuk tetap bertahan hingga proses penyerahan hadiah selesai,” ujar Khairul.
Diharapkan kegiatan ini dapat terus menjadi ajang silaturahmi serta melestarikan tradisi masyarakat. Dengan demikian, hubungan harmonisasi seluruh masyarakat dengan pemerintah di wilayah Tarakan Utara.













