TARAKAN, NOTIFNEWS – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Utara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. menghadiri rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Utara bersama Komisi II DPR RI di Ballroom Swiss-Belhotel, Jalan Mulawarman, Tarakan, Sabtu (4/10/2025).
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian reses Komisi II DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026 di Provinsi Kalimantan Utara. Fokus pembahasan diarahkan pada isu strategis mengenai penguatan ketahanan wilayah perbatasan Kalimantan Utara sebagai serambi depan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Rapat dipimpin oleh Sekretaris Utama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Komjen Pol. Makhruzi Rahman, S.I.K., M.H., serta dihadiri Anggota Komisi II DPR RI Ir. Deddy Yevri Hanteru Sitorus, M.A. (F-PDI Perjuangan), Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., dan unsur Forkopimda Kaltara lainnya.
Dalam rapat itu dibahas rencana pembangunan di kawasan perbatasan Kalimantan Utara tahun 2025, yang merupakan bagian dari implementasi strategi dan arah kebijakan Rencana Induk Pengelolaan Batas Negara dan Kawasan Perbatasan (Renduk PBNWKP) Kaltara 2025–2029.
Lima agenda prioritas ditetapkan untuk mendorong percepatan pembangunan serta memperkuat ketahanan di wilayah perbatasan, yakni: pertahanan, keamanan, dan tata kelola; pembangunan infrastruktur dan kawasan; peningkatan kualitas hidup dan sumber daya manusia; penguatan sektor perekonomian; serta perlindungan lingkungan hidup.
Kehadiran Kapolda Kaltara dalam forum tersebut menegaskan peran kepolisian dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat maupun daerah.
Selain menjaga stabilitas keamanan, Polri juga dipandang sebagai mitra strategis yang berkontribusi menciptakan iklim kondusif bagi investasi dan pembangunan di berbagai sektor.
“Polri akan terus hadir untuk memastikan keamanan di wilayah perbatasan tetap terjaga. Kami siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan berjalan lancar, masyarakat terlindungi, dan investasi dapat tumbuh dengan baik di Kalimantan Utara,” ujar Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy. (*)












