NOTIFNEWS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan mencatat sepanjang September 2025 terjadi tiga kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dua di antaranya ditangani langsung BPBD, sementara satu lainnya berhasil dipadamkan secara mandiri oleh masyarakat.
Kepala BPBD Tarakan, Yonsep, mengatakan angka tersebut menurun dibanding sebelumnya, seiring meningkatnya kesadaran warga untuk lebih berhati-hati saat membuka lahan dengan cara membakar.
“Kalau untuk karhutla, sampai hari ini ada tiga kejadian. Dua ditangani BPBD, satu ditangani masyarakat. Itu pun skalanya kecil, karena biasanya kebun merembet terbakar,” ujar Yonsep, Jumat (3/10/2025).
Menurutnya, sebagian besar kasus karhutla di Tarakan disebabkan oleh aktivitas masyarakat yang membakar kebun untuk persiapan pembukaan lahan. Namun, kesadaran masyarakat mulai tumbuh setelah adanya sosialisasi dan imbauan dari BPBD melalui kelurahan dan kecamatan.
“Dulu asal saja membakar, sekarang mereka lebih paham. Ada penurunan (kasus) jauh sekali. Artinya masyarakat sudah banyak melakukan mitigasi mandiri,” katanya.
Meski demikian, Yonsep tetap mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada kondisi cuaca panas dan angin kencang. Ia menegaskan, BPBD tidak melarang warga membakar lahan, tetapi meminta agar dilakukan dengan aman dan terkendali.
“Kita sudah sarankan melalui kelurahan dan kecamatan, kalau membakar tetap berhati-hati. Kalau tidak sanggup ditangani, segera hubungi BPBD lewat call center 112 atau nomor HP petugas. Kasihan kalau masyarakat hanya mengandalkan pompa punggung,” jelasnya.
Untuk kesiapsiagaan, BPBD Tarakan menyiagakan personel, kendaraan, serta peralatan portable untuk mengantisipasi kebakaran di titik rawan. Mereka juga menjalin kerja sama dengan Dinas Kehutanan, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, hingga PLN dan Pertamina.
“BPBD selalu siap, kapanpun. Kita juga sudah bergeserkan alat ke lokasi yang kita anggap rawan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, karena kita selalu hadir bersama instansi terkait,” tutur Yonsep.(**)












