NOTIFNEWS – Ratusan ribu barang ilegal hasil pengungkapan Bea dan Cukai Tarakan dimusnahkan di halaman Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe B Tarakan, Selasa (4/11/2025).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud LS, yang menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menolak peredaran barang terlarang di wilayah Kota Tarakan.
Pemusnahan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk menertibkan barang sitaan yang tidak layak pakai dan mencegah penyalahgunaan produk hasil pelanggaran kepabeanan dan cukai. Barang-barang yang dimusnahkan antara lain rokok ilegal, minuman keras, serta produk tanpa izin edar, yang dihancurkan secara simbolis dengan cara dibakar.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tarakan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni pemusnahan, melainkan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat.
“Acara ini bukan sekadar pemusnahan, tetapi juga wujud komitmen kita menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ujar Ibnu Saud.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa barang-barang ilegal yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan dari Mei hingga September 2024, hasil sinergi berbagai pihak mulai dari TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan, hingga Bea Cukai. Namun, menurutnya, peran masyarakat menjadi faktor paling penting dalam pemberantasan peredaran barang ilegal.
“Ini tidak mungkin dilakukan oleh satu pihak saja. Yang paling berperan sebenarnya masyarakat. Kalau kesadaran masyarakat tinggi, peredaran barang ilegal akan mudah diberantas,” tegasnya.
Wakil Wali Kota juga mengingatkan dampak negatif dari konsumsi barang ilegal, seperti alkohol dan narkoba, yang dapat merusak generasi muda secara perlahan. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif menjaga lingkungan sosial yang sehat dan aman.
“Mari kita wujudkan masyarakat yang bebas dari barang terlarang dan mendukung cita-cita Indonesia 2045 yang maju,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan pemusnahan ini menjadi pengingat bagi semua pihak agar lebih peduli dan aktif mendukung upaya pemerintah dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan bersama.
“Tujuan akhirnya agar kesejahteraan umum dan kecerdasan bangsa bisa tercapai. Tapi tanpa keterlibatan masyarakat, hal itu akan sulit diwujudkan,” pungkasnya. (ADV)













