NOTIFNEWS – Dinas Pendidikan Kota Tarakan menerima kunjungan tim Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam rangka mendukung implementasi program Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah Tahun 2026, Rabu (3/6/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memastikan kesiapan daerah dalam memperluas akses layanan pendidikan anak usia dini sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
Kegiatan dihadiri perwakilan Direktorat PAUD, jajaran Dinas Pendidikan Kota Tarakan, pengawas pendidikan, serta para pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyelenggaraan layanan PAUD di daerah.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai hal dibahas mulai dari kondisi layanan PAUD di Kota Tarakan, strategi peningkatan partisipasi anak usia dini, hingga penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjalankan program prioritas nasional.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Irmina Rini, S.IP., menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai program wajib belajar satu tahun prasekolah merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan anak-anak memasuki pendidikan dasar.
“Program wajib belajar satu tahun prasekolah merupakan investasi penting bagi masa depan anak-anak. Melalui pendidikan usia dini yang berkualitas, anak akan memiliki kesiapan belajar yang lebih baik saat memasuki jenjang sekolah dasar,” ujarnya.
Menurut Irmina, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan dasar, karakter, serta kesiapan sosial dan emosional anak sebelum memasuki jenjang pendidikan formal.
Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat semakin memperkuat kualitas layanan PAUD sehingga seluruh anak usia dini memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.
“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat agar layanan PAUD semakin merata dan berkualitas. Dengan demikian, seluruh anak usia dini di Tarakan dapat memperoleh fondasi pendidikan yang kuat sejak dini,” tambahnya.
Sementara itu, tim Direktorat PAUD melakukan pemantauan terhadap berbagai aspek penyelenggaraan layanan PAUD, mulai dari ketersediaan satuan pendidikan, kualitas pembelajaran, hingga dukungan pemerintah daerah dalam pelaksanaan program tersebut.
Kunjungan ini juga menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan koordinasi untuk memastikan implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah dapat berjalan optimal di Kota Tarakan.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap seluruh anak usia dini memperoleh fondasi pendidikan yang kuat sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah dasar dan mendukung terwujudnya generasi yang berkualitas di masa depan. (*)












