NOTIFNEWS – Pemerintah Kota Tarakan memastikan penanganan cepat bagi warga terdampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Tarakan pada Rabu malam (5/11/2025). Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau kondisi lapangan untuk memastikan keselamatan warga serta memetakan kebutuhan bantuan pascagempa.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota bersama rombongan mengunjungi beberapa titik terdampak, termasuk wilayah Mamburungan yang mengalami kerusakan cukup parah. Dua rumah warga dilaporkan roboh, sementara sejumlah bangunan lainnya mengalami retakan ringan. Wali Kota juga meninjau gedung Tarakan Art Center (TAAC) yang turut terdampak guncangan.
Selain meninjau permukiman warga, Wali Kota bersama Forkopimda juga mendatangi tiga rumah sakit, yakni RSU Jusuf SK, RSU Kota Tarakan, dan RS Pertamedika Tarakan, untuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan aman. Sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan, Pemkot Tarakan menyiapkan tenda darurat di area rumah sakit bekerja sama dengan TNI, Polri, dan BPBD.

Wali Kota Tarakan, Khairul, mengatakan bahwa langkah-langkah cepat ini dilakukan agar masyarakat tetap merasa aman dan mendapatkan layanan dasar tanpa gangguan. Ia menegaskan, Pemkot Tarakan akan berupaya memberikan bantuan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.
“Rumah yang roboh tentu akan kami bantu melalui program pemerintah yang memungkinkan, seperti bedah rumah. Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melihat skema bantuan yang bisa segera direalisasikan,” ujar Khairul.
Lebih lanjut, Pemkot Tarakan juga menjadwalkan peninjauan lanjutan terhadap fasilitas umum dan gedung pemerintah untuk memastikan seluruh bangunan dalam kondisi aman digunakan. Pemeriksaan akan difokuskan pada sekolah dan fasilitas pelayanan publik agar kegiatan masyarakat, terutama pendidikan, dapat berjalan tanpa risiko.
Dari hasil laporan sementara, tidak terdapat korban jiwa akibat gempa ini. Hanya satu warga yang mengalami luka ringan karena terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri. Meski demikian, pemerintah tetap mengimbau warga untuk waspada terhadap potensi gempa susulan serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
Kegiatan peninjauan ini turut melibatkan Kapolres Tarakan, Dandim 0907/Tarakan, Dansatradar 204/Tarakan, serta sejumlah unsur Forkopimda lainnya. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam memastikan keselamatan serta ketenangan masyarakat Tarakan.
Dengan langkah terkoordinasi ini, Pemerintah Kota Tarakan menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menanggulangi dampak bencana secara cepat, tetapi juga memastikan pemulihan warga berjalan aman dan berkelanjutan. (ADV)













