NOTIFNEWS – Upaya peningkatan kesehatan masyarakat di Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat, terus dilakukan melalui kegiatan mini lokakarya (minilok) lintas sektor kesehatan yang digelar secara berkala. Kegiatan ini menjadi wadah evaluasi dan koordinasi berbagai isu kesehatan di tingkat kelurahan.
Lurah Karang Harapan, Eva Julita Panjaitan, mengatakan minilok dilaksanakan setiap empat bulan sekali sebagai bagian dari evaluasi program kesehatan bersama puskesmas dan pihak terkait.
Menurutnya, forum tersebut membahas berbagai isu strategis seperti stunting, sanitasi lingkungan, hingga penyakit berbasis lingkungan yang masih menjadi perhatian di wilayah tersebut.
“Minilok ini kita lakukan per semester atau sekitar empat bulan sekali untuk membahas isu kesehatan yang ada di lapangan,” ujarnya.
Eva menjelaskan, salah satu fokus pembahasan terbaru adalah pemeriksaan ibu hamil yang dinilai masih membutuhkan penguatan dalam pendampingan dan pemantauan.
Ia menyebut, melalui forum tersebut, pihak puskesmas dan kelurahan sepakat untuk meningkatkan komunikasi dengan ibu hamil melalui grup khusus agar edukasi kesehatan dapat lebih efektif.
“Nanti ibu-ibu hamil ini kita buatkan grup supaya lebih mudah diberikan edukasi dan pemantauan,” katanya.
Menurutnya, keterlibatan kader dan perangkat kesehatan sangat penting dalam menekan angka stunting di wilayah Karang Harapan. Selain itu, sanitasi lingkungan juga menjadi perhatian, meski sebagian besar wilayah sudah memiliki fasilitas MCK yang memadai.
Eva menambahkan, salah satu wilayah yang masih menjadi pekerjaan rumah adalah Pulau Sadau yang berada dalam wilayah administrasi Karang Harapan.
Ia menyebut di kawasan tersebut masih diperlukan peningkatan fasilitas sanitasi, termasuk rencana pembangunan septic tank komunal karena kondisi geografis yang berada di atas laut.
“Untuk Pulau Sadau ini masih menjadi PR kami, terutama soal sanitasi,” jelasnya. (*)













