NOTIFNEWS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tarakan menggelar razia atau penggeledahan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) secara intensif, Senin (26/11) malam. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di dalam lapas.
Razia diawali dengan apel gabungan, dilanjutkan pemeriksaan badan serta pengarahan kepada WBP di setiap blok hunian. Kegiatan dipimpin Pelaksana Harian Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Fitroh Qomarudin, dan melibatkan puluhan personel pengamanan.
Plh KPLP Lapas Tarakan, Fitroh Qomarudin, mengatakan razia tersebut merupakan bagian dari implementasi 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto, khususnya dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba serta praktik penipuan dengan berbagai modus di dalam lapas dan rumah tahanan.
“Kegiatan penggeledahan kamar hunian ini merupakan agenda yang kita laksanakan secara intensif dalam satu pekan sebagai tindak lanjut Program Akselerasi Menimipas. Sehingga diperlukan peningkatan kewaspadaan untuk mewujudkan Lapas Tarakan Zero Handphone, Pungli, dan Narkoba (Halinar),” ujar Fitroh.
Selama razia berlangsung, petugas memeriksa setiap sudut kamar hunian guna memastikan tidak terdapat barang terlarang yang berpotensi memicu gangguan kamtib. Dari hasil penggeledahan, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang berupa sendok besi, botol kaca, terminal listrik, korek api gas, serta beberapa senjata tajam rakitan. Namun demikian, tidak ditemukan indikasi peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di dalam Lapas Tarakan.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II A Tarakan, Jupri, mengapresiasi seluruh jajaran yang konsisten melaksanakan pengamanan sesuai ketentuan.
“Semoga dengan dilaksanakan razia rutin ini, kita dapat memastikan situasi Lapas Tarakan tetap aman, tertib, dan kondusif, serta memperkuat sinergitas pemasyarakatan dengan jajaran aparat penegak hukum. Kita semua berperan untuk mengawasi lapas ini agar semakin baik ke depannya,” pungkas Jupri.












