NOTIFNEWS – Terkait perbaikan jembatan yang rusak di RT 07 Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, menjadi atensi dari DPRD Tarakan.
Bahkan, uhtuk memperjuangkan perbaikan jembatan tersebut,, DPRD Tarakan melalui Komisi III langsung meninjau lokasi sekaligus melihat kondisi jembatan.
Ketua Komisi III DPRD Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, mengatakan bahwa persoalan ini harus diperhatikan secara baik.
Mengingat keberadaan jembatan tersebut sangat vital dan menjadi salah satu akses utama bagi warga setempat untuk beraktivitas.
Sejauh ini, permasalahan masih menjadi kendala dan harus meminta izin kepada TNI Angkatan Laut selalu pengelola lahan, agar perbaikan jembatan dapat direalisasikan.
“Kita tahu persoalan jembatan di RT 07 Pantai Amal ini berlarut-larut. Masalahnya terkait lahan. Ada yang tidak sinkron terkait kepemilikan lahan ini mungkin ketika diusulkan setelah ketika diusulkan tertolak,” kata Randy.
“Saya rasa karena ini jembatan yang pada dasarnya digunakan oleh masyarakat banyak perlu mungkin bagi kita untuk berjuang,” imbuhnya.
Guna memuluskan rencana perbaikan jembatan ini, Randy menjelaskan, bahwa pihaknya berencana menemui Komandan Komando Daeerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XIII.
“Nanti saya komunikasi dengan pihak Koaderal. Dalam hal ini komandannya. Nanti dalam waktu dekat kami dari DPRD akan melakukan silaturahmi,” jelasnya.
Sedangkan dari informasi sementara yang diperoleh, Randy mengatakan, bahwa MP4 Tarakan sebenarnya sudah menganggarkan pembangunan jembatan permanen.
Akan tetapi, masih terkendala soal perizinan dari TNI AL, sehingga anggaran dialihkan pembangunan jembatan yang lain.
Adapun untuk realisasi pembangunannya, Randy belum dapat membahasnya lebih rinci. Pihaknya hanya fokus untuk mendapatkan izin terlebih dahulu dari TNI AL.
“Jika sudah mendapat restu, barulah pihaknya akan merencanakan anggaran. Akan tetapi dari rencana Pemkot Tarakan sebelumnya, dibutuhkan anggaran dua miliar untuk membangun,” pungkas Randy.(*)












