NOTIFNEWS – Keberadaan bangunan yang berdiri di atas saluran drainase menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kelurahan Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aliran air dan berpotensi memicu genangan saat hujan.
Lurah Juata Kerikil, Rudiansyah, mengatakan sejumlah bangunan yang berada di atas saluran air telah didata dan mulai ditata secara bertahap.
“Kalau saya melihat, salah satu penyebabnya karena ada bangunan di atas saluran itu yang mengganggu,” ujarnya.
Menurutnya, bangunan tersebut tidak hanya menghambat aliran air, tetapi juga menyulitkan proses pembersihan maupun pemeliharaan drainase oleh pemerintah.
Beberapa titik yang menjadi perhatian berada di kawasan Jalan 613 hingga sekitar Griya Persemaian. Wilayah tersebut masih menjadi lokasi yang kerap mengalami genangan ketika hujan dengan intensitas tinggi.
Rudiansyah menjelaskan penataan dilakukan agar fungsi drainase dapat kembali optimal sekaligus mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman.
“Yang kami tata itu bangunan yang memang berada di atas saluran drainase. Harapannya aliran air kembali lancar dan potensi banjir bisa berkurang,” katanya.
Ia menambahkan, penataan bangunan menjadi bagian dari upaya pemerintah kelurahan menciptakan lingkungan yang lebih tertata serta mendukung pembangunan infrastruktur dasar di wilayah Juata Kerikil.
“Kalau saluran airnya berfungsi dengan baik, tentu dampaknya juga dirasakan masyarakat karena genangan bisa berkurang,” pungkasnya.













