NOTIFNEWS – Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat, mengalami perkembangan pesat dalam sektor permukiman. Wilayah ini kini menjadi salah satu kawasan yang banyak diminati pengembang perumahan, baik subsidi maupun komersial.
Lurah Karang Harapan, Eva Julita Panjaitan, mengatakan pertumbuhan perumahan di wilayahnya meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir dan menjadi salah satu indikator berkembangnya kawasan tersebut.
Menurutnya, pembangunan perumahan tidak hanya berasal dari masyarakat lokal, tetapi juga banyak menarik minat warga dari luar daerah yang memilih menetap di Karang Harapan.
“Perkembangan yang paling luar biasa saat ini memang di sektor perumahan. Banyak developer membangun di Karang Harapan, baik subsidi maupun komersial,” ujarnya.
Eva menjelaskan, tingginya minat pengembang membuat kawasan tersebut terus mengalami perubahan wajah, dari wilayah yang sebelumnya didominasi lahan kosong menjadi kawasan permukiman baru.
Ia menyebut sebagian besar lahan yang dikembangkan merupakan tanah milik warga yang kemudian dijual kepada pengembang untuk dijadikan kompleks perumahan.
“Banyak perumahan baru yang dibangun di sini. Bahkan bukan hanya warga Karang Harapan, tapi juga dari luar banyak yang membeli rumah di sini,” katanya.
Menurutnya, pertumbuhan perumahan ini juga berdampak pada meningkatnya jumlah penduduk yang tinggal secara permanen maupun yang hanya berdomisili sementara di wilayah tersebut.
Ia menambahkan, sebagian warga yang tercatat di luar daerah kini mulai menetap di Karang Harapan setelah membeli hunian di kawasan perumahan baru.
“Banyak juga yang KTP-nya masih dari luar, tapi domisilinya sudah di Karang Harapan karena tinggal di perumahan di sini,” jelas Eva.
Meski membawa dampak positif terhadap pertumbuhan wilayah, Eva menilai perkembangan perumahan juga menuntut perhatian lebih terhadap infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, drainase, dan fasilitas umum.
Menurutnya, peningkatan jumlah penduduk harus diimbangi dengan kesiapan layanan dasar agar tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
“Kalau perkembangan seperti ini tentu harus diimbangi dengan infrastruktur yang memadai, terutama jalan dan drainase,” ujarnya.
Eva berharap perkembangan Karang Harapan sebagai kawasan permukiman baru dapat terus diiringi dengan pembangunan yang terencana agar tidak menimbulkan persoalan lingkungan maupun pelayanan dasar di masa mendatang.













